Alkitab Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

LAHIR BERKAT MUJIZAT DOA


"Kezia Valerie Oktavianus"

Mujizat Tuhan terjadi...
Setelah di vonis Dokter Spesialis Kandungan tetang bagimana kodisi kandungan istri saya karena pada malam itu sudah pembukaan 2 jadi dan Air ketuban tinggal 63% Dokter memberikan surat rujukan supaya istri saya masuk rumah sakit pada tgl 26 juli malam dan besok paginya harus di rangsang akhirnya setelah negoisasi Dokter mengijinkan untuk masuk Rumah sakit pada esok paginya, Pagi-pagi sekitar jam 08:30wita kami berangkat kerumah sakit, Dokter Spesialis Kandungan menyarankan untuk di rangsang karena air ketuban sudah keluar dikit demi sedikit dari tgl 12 Juli ( Air ketuban tinggal 63%) karena jika air ketuban habis maka anak dalam kandungan tidak bisa keluar / tidak bisa lahir secara normal maka harus di beri rangsangan atau di operasi, sampainya di Rumah Sakit istri langsung di bawa ke dalam Ruang besalin, dan ternyata diruangan bersalin ada beberapa orang yang sama-sama mau melahirkan dan kebetulan ada satu orang ibu muda pas di samping tempat tidur istri saya ada seorang ibu muda dengan perawakan yang besar yang dari tadi pagi sekitar Jam 5 subuh sdh terlebih dulu obat perangsang, merintih dan menangis hanya itu saja yg bisa di perbuat oleh ibu di sebelah istri saya, wah saya ngebayangkan gimana klo nanti istri saya yang kecil dan imut-imut ini, sampai di beri perangsang dan merintih seperti itu, saya hanya bisa berseru kepada Yesus “Tuhan tolong Tuhan berikan yang terbaik dlm proses persalinan ini”

Setelah di periksa lagi ternyata istri saya masih belum ada perubahan masih pembukaan 2 dari tadi malam, waku demi waktu kami lalui sampai siang waktu di priksa kembali oleh suster di rumah sakit ternyata belum ada perubahan masih tetap pembukaan 2, sampai malam sekitar jam 08:30wita datang seorang perawat untuk memerikasa kembali bagaimana kondisi kadungan dan detak jantung sang janin dlm kandungan di situ baru terlihat perubahan sedikit naik satu peringkat menjadi pembukaan 3, tidak lama kemudian seorang suster yang lain datang untuk menegaskan bahwa besok pagi jam 5 subuh istri saya akan di berikan obat perangsangan supaya bisa melahirkan secara normal tetapi di bantu oleh obat perangsang, dari situ tidak ada jawaban yang pasti yang bisa kami berikan, kami hanya berkata “Sus, di pending dulu aja ya, kita lihat besok aja, jadi atau tidak di beri perangsangnya bahkan suster sempat meyarankan kepada kami untuk menanda tangani surat penolakan, dan kami pun berkat jangan dulu di tolak sus, kita tunggu aja sampai besok pagi” setelah itu kami berdoa, berdoa dan berdoa kami yakin bahwa kami akan di pakai Tuhan Yesus untuk menyatakan mujizatNya supaya setiap orang bisa percaya bahwa Allah yang saya sembah di dalam nama Tuhan Yesus itu Allah yang ajaib.

Ternyata karena kuasa Allah yang dasyat itu di nyatakan terjadi sekitar pukul 09:30wita, istri saya mulai mengeluhkan sakit di perut dan kami harus kembali masuk kedalam ruangan bersalin, setalah di cek baru pembukaan 4 tapi kami yakin dan percaya bahwa Allah di dalam nama Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kami sendirian dan benar mujizat itu di nyatakan dan pada akhirnya tanpa di rangsang, tanpa operasi "Kezia Valerie Oktavianus" bisa lahir secara normal rabu malam tgl 28 July jam 00:20 wita, Tuhan memberikan jawaban tepat pada waktuNya, Dasyat banget cara Yesus bagi orang-orang yang percaya kepadanya dan selalu mengandalkanNya, dengan kuasa Doa dan Mujizat itu Nyata. Amin

Jika kami sekeluarga bisa merasakan Allah berkerja dan mujizat Nyta, kenapa anda tidak...? Andalkan Tuhan dlm setiap langkah kita & mujizat itu akan Tuhan nyatakan

Yeremia 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Salam Kasih : Ps. David Oktavianus

Jumat, 29 Juli 2011

LAHIR BERKAT MUJIZAT DOA


"Kezia Valerie Oktavianus"

Mujizat Tuhan terjadi...
Setelah di vonis Dokter Spesialis Kandungan tetang bagimana kodisi kandungan istri saya karena pada malam itu sudah pembukaan 2 jadi dan Air ketuban tinggal 63% Dokter memberikan surat rujukan supaya istri saya masuk rumah sakit pada tgl 26 juli malam dan besok paginya harus di rangsang akhirnya setelah negoisasi Dokter mengijinkan untuk masuk Rumah sakit pada esok paginya, Pagi-pagi sekitar jam 08:30wita kami berangkat kerumah sakit, Dokter Spesialis Kandungan menyarankan untuk di rangsang karena air ketuban sudah keluar dikit demi sedikit dari tgl 12 Juli ( Air ketuban tinggal 63%) karena jika air ketuban habis maka anak dalam kandungan tidak bisa keluar / tidak bisa lahir secara normal maka harus di beri rangsangan atau di operasi, sampainya di Rumah Sakit istri langsung di bawa ke dalam Ruang besalin, dan ternyata diruangan bersalin ada beberapa orang yang sama-sama mau melahirkan dan kebetulan ada satu orang ibu muda pas di samping tempat tidur istri saya ada seorang ibu muda dengan perawakan yang besar yang dari tadi pagi sekitar Jam 5 subuh sdh terlebih dulu obat perangsang, merintih dan menangis hanya itu saja yg bisa di perbuat oleh ibu di sebelah istri saya, wah saya ngebayangkan gimana klo nanti istri saya yang kecil dan imut-imut ini, sampai di beri perangsang dan merintih seperti itu, saya hanya bisa berseru kepada Yesus “Tuhan tolong Tuhan berikan yang terbaik dlm proses persalinan ini”

Setelah di periksa lagi ternyata istri saya masih belum ada perubahan masih pembukaan 2 dari tadi malam, waku demi waktu kami lalui sampai siang waktu di priksa kembali oleh suster di rumah sakit ternyata belum ada perubahan masih tetap pembukaan 2, sampai malam sekitar jam 08:30wita datang seorang perawat untuk memerikasa kembali bagaimana kondisi kadungan dan detak jantung sang janin dlm kandungan di situ baru terlihat perubahan sedikit naik satu peringkat menjadi pembukaan 3, tidak lama kemudian seorang suster yang lain datang untuk menegaskan bahwa besok pagi jam 5 subuh istri saya akan di berikan obat perangsangan supaya bisa melahirkan secara normal tetapi di bantu oleh obat perangsang, dari situ tidak ada jawaban yang pasti yang bisa kami berikan, kami hanya berkata “Sus, di pending dulu aja ya, kita lihat besok aja, jadi atau tidak di beri perangsangnya bahkan suster sempat meyarankan kepada kami untuk menanda tangani surat penolakan, dan kami pun berkat jangan dulu di tolak sus, kita tunggu aja sampai besok pagi” setelah itu kami berdoa, berdoa dan berdoa kami yakin bahwa kami akan di pakai Tuhan Yesus untuk menyatakan mujizatNya supaya setiap orang bisa percaya bahwa Allah yang saya sembah di dalam nama Tuhan Yesus itu Allah yang ajaib.

Ternyata karena kuasa Allah yang dasyat itu di nyatakan terjadi sekitar pukul 09:30wita, istri saya mulai mengeluhkan sakit di perut dan kami harus kembali masuk kedalam ruangan bersalin, setalah di cek baru pembukaan 4 tapi kami yakin dan percaya bahwa Allah di dalam nama Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kami sendirian dan benar mujizat itu di nyatakan dan pada akhirnya tanpa di rangsang, tanpa operasi "Kezia Valerie Oktavianus" bisa lahir secara normal rabu malam tgl 28 July jam 00:20 wita, Tuhan memberikan jawaban tepat pada waktuNya, Dasyat banget cara Yesus bagi orang-orang yang percaya kepadanya dan selalu mengandalkanNya, dengan kuasa Doa dan Mujizat itu Nyata. Amin

Jika kami sekeluarga bisa merasakan Allah berkerja dan mujizat Nyta, kenapa anda tidak...? Andalkan Tuhan dlm setiap langkah kita & mujizat itu akan Tuhan nyatakan

Yeremia 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Salam Kasih : Ps. David Oktavianus

Minggu, 27 Februari 2011

AKU HAMPIR KEHILANGAN ANAKKU (Kisah Nyata)


Yakobus 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.


Hari ini minggu 27 ferbuary 2011 seperti biasa di hari minggu kami persiapan utk ibadah karena jam 07:00 wita kami harus memulai ibadah kami, kami sudah duduk di gereja kami memuji Tuhan dan mendengarkan firman Tuhan dan kebetulan hari ini yang melayani firman Tuhan istri saya, setelah kami ibadah jam 08:30 wita anakku (Richard Natan Oktavianus) bermain di gereja, karena dia punya mainan baru sangking (karena terlalu) senangnya dia lari-larian dia lompat sana, lompat sini sampai keringatan dan akhirnya Richard lapar dan minta makanan akhirnya kami putuskan untuk mencari sarapan keluar rumah dengan mengunakan motor, karena memang belum punya mobil hahaha.


Singkat cerita saat perjalanan pulang di jalan richard menunjukkan gelagat aneh, karena dia duduk di depan jadi saya tau persis kondisi dia, sampai dirumah dia mengeluhakn bahwa perutnya sakit, saya kira dia diare atau kram di perut karena lompat-lompatan tadi setelah ibadah. Akhirnya mamanya pegang perut Richard dan ternyata kerasnya luar biasa, saya masih berfikiran itu kram biasa, gak lama kemudian Richard merintih kesakitan, menangis gak karu-karuan dan Richard bilang kalo sakitnya pindah dari di bagian bawah perut sekarang pindah ke perut bagian atas, Richard anak yang kuat di walaupun dia sakit, dia gak pernah nangis seperti hari ini (kecuali dia merasakan sakit yang luar biasa), Richard seorang anak yang paling takut sama dokter tapi hari ini karena dia merasakan sakit yang luar biasa dia minta dibawa kedokter, kami binggung apa yang harus kami lakukan saat itu, dalam keadaan panik semua yang kami butuhkan terasah hilang dari mulai mencari cara untuk mengkompres perutnya dengan menggunakan air hangat sampai akhinya kami gak tau harus mau apa lagi kecuali hanya satu yang bisa kami lakukan yaitu berdoa dan berdoa, setelah kami berdoa Richard bukannya redah dari nangis itu tapi dia malah menagis dan menjadi-jadi. Kami tetap berdoa dan mengurut pelan-pelan perut Richard.

Akhirnya Richard mau muntah tapi tidak bisa muntah, dia hanya bisa nangis dan nangis merintih kesakitan yang sangat luar biasa kami pun orang tua binggung harus berbuat apa. Setelah terakhir saya melihat Richard sampai susah bernafas, raut muka Richard sama seperti raut muka papa ketika beliau mau menghembuskan hafas terakhir untuk kembali kerumah Bapa Di Sorga, raut muka Richard sama persis gak bisa membuka mata dan hanya menagis sambil bernafas dengan susah payahnya, kami mulai cemas kami hanya bisa berseru dan menagis kepada Tuhan Yesus, kami berdoa dan kami tengking semua sakit penyakit itu di dalam Nama Tuhan Yesus hanya kata-kata itu saja yg bisa kami ucapkan darah Yesus… darah Yesus… darah Yesus… kami sekeluarga berdoa dan memohon ampun pada Tuhan Yesus jikalau kami punya salah baik yang kami sengaja mau pun tidak, kami berdoa untuk kesembuhan anak kami sambil saya mengurut-urut perut Richard.

Dan ternyata Wou… Allah kita dasyat… perlahan lahan sakit itu mulai redah, tangisan mulai berkurang tapi kami masih belum cukup puas dengan keadaan ini karena Richard belum bisa kentut untuk mengeluarkan angin yang ada di dalam tubuhnya dan puji Tuhan kami melihat kondisinya mulai berangsur-angsur membaik, dan pada akhirnya dia bisa mengeluarkan angin itu.

Tidak ada kata-kata yang bisa saya ucapkan kepadaMu ya Yesusku selain puji Hormat dan syukur hanya bagi Engkau Allahku yang hidup, anakku tersayang Richard boleh Tuhan pulihkan keadaannya sampai tadi sore Richard boleh ikut ibadah sekolah minggu dengan keadaan luar biasa baik. Trima kasih Yesus buat karya dan mujizat yang telah Engaku nyatakan dalam hidup kami. Engkau Allah yang dasyat…!!!

Saudara dan sahabatku mungkin ini kesaksian yang sederhana, kami biarlah melalui kesaksian yang sederhana ini setiap kita yang membaca boleh mendapat berkat melalui kesaksian keluarga kami, jikalau engkau saat ini sedang mengalami sakit dan sedang menunggu kesembuhan dari Tuhan yakinlah dan percayalah pada kuasaNya dan akui setiap dosamu dan lihat lah kuasa Tuhan itu di nyatakan jika keluarga kami bisa mengalami mujizat Tuhan yang luar biasa ini, kenapa anda tidak bisa…?

Markus 5:34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"

I Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Jika hari ini Tuhan ijinkan kami melihat kuasa Allah itu di nyatakan dalam keluarga kami, lihatlah dan imani Tuhan juga mau menyatakan mujizatnya di tengah-tengah keluargamu, hidupmu sehingga hanya nama Tuhan saja yang di permuliahkan

Tuhan memberkati

Salam kasih – Pdm DAVID OKTAVIANUS & KELUARGA

Jumat, 18 Februari 2011

JANGAN BERNAZAR / BERJANJI JIKA ENGKAU TIDAK BISA MENEPATI


Pengkhotbah 5:3-4 Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu. Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya.

Saya ingin membagikan kesaksian singkat saya semoga kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk sahabatku semua dan kiranya bisa menjadi pelajaran buat sahabat semua bahwa jangan kita berjanji / bernazar kepada Allah atau kepada Hamba Tuhan jika memang kita tdk bisa menepati semua janji / nazar kita.

Kejadian ini sekitar awal tahun 2001 dimana saya masih menuntut ilmu di sebuah sekolah Alkitab yg ada di kota surabaya, suatu hari saya bertemu dengan seorang wanita yang cantik, pintar, rendah hati dan cinta Tuhan. Singkat cerita kami berkenalan dan berpacaran, suatu hari saya berkata dalam hati saya, saya berjanji kepada Tuhan “JIKA TUHAN IJINKAN SAYA MENIKAH DENGAN WANITA INI, IJINKAN SAYA MELAYANI TUHAN DI KALIMANTAN”. Ini adalah janji saya, ini adalah nazar saya sama Tuhan. Karena memang ketika itu saya sangat ingin melayani di satu kota yg ada di kalimantan karena saya merasa tertantang dengan kuasa gelap, penyembahan berhala yang masih merajalela di daerah ini.

Singkat cerita dengan perjuangan yang panjang menjalani hubungan jarak jauh selama 2 tahun karena kita di tempatkan di kota yang sangat berjauhan, terakhir saya di bekasi karena tidak mendapatkan pelayanan di kota asal saya, akhirnya saya putuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan korea di bidang pengiriman barang, pekerjaannya ringan dan mendapat gaji yang lumayan untuk ukuran kota jakarta, karena pada saat itu saya di gaji mengunakan dollar dan semua kebutuhan hidup dari biaya kendaraan, uang bensin, uang pulsa, uang makan semua di jamin oleh perusahaan dan bekerja hanya dari jam 2 siang sampai jam 6 sore. Sedangkan wanita yang saya cintai itu ada di bitung dan terakhir dia kembali ke kalimantan di daerah asalnya.

Tepat pada tgl 5 febuari 2003 kami berdua memutuskan untuk menikah, saya dengan papa (almarhum) dan mama (Sekarang masih di bekasi) saya pergi kekalimantan untuk melamar dan menikah di satu kota yang bernama Tenggarong – Kalimantan Timur. Setelah resepsi pernikahan saya mengajak mantan pacar saya yg sudah menjadi istri saya secara sah untuk kembali ke jakarta karena saya tidak bisa berlama-lama sebab pekerjaan saya menunggu. Singkat cerita kami menjalani hidup normal seperti keluarga lainnya.

Karena pekerjaan saya di mulai dari jam 2 siang, saya mulai mencari pekerjaan lain (ini awal kehancuran hidup saya) kebetulan ada seorang paman saya / Om saya (adik dari mama) yang kebetulan buka bengkel motor di dekat tempat kami tinggal, akhirnya saya putuskan untuk membantu bekerja di bengkel tersebut untuk mandapat penghasilan tambahan. Saya dari jam 8 pagi bekerja di bengkel sampai jam 1 siang dan bersiap-siap untuk pekerjaan saya selanjuntya dari jam 2 sampai jam 6 sore. Luar biasa semua kemudahan saya dapatkan, karena badan saya yang cukup ideal untuk menjadi seorang joki (julukan untuk seorang pembalap) saya mulai coba-caba untuk menjadi joki balap liar yang biasa kami lakukan setiap malam minggu di jalan kemayoran – jakarta, hari-hari saya lalui dan saya semakin mahir dalam dunia joki balap liar, suatu malam Tuhan hajar saya dengan sebuah tamparan yang lumayan keras menurut saya terjadi sebuah kecelakan yang luar biasa, saya terjatuh dari motor yang saya kendarai dan badan saya saat itu penuh luka dari tangan sampai kaki luka dimana-mana dan yang paling parah dokter berkata bahwa pembuluh darah yang ada di kaki saya pecah. Setelah saya mendapat perawatan yang sangat insntif dari pihak rumah sakit dan para dokter, saya pun di ijinkan untuk pulang kerumah dengan luka 85% di sekujur tubuh tetapi puji Tuhan muka saya tidak satu pun tergores.

Lebih dari satu bulan saya Tuhan ijinkan tidak bisa bangun dari tempat tidur, karena luka saya yang sangat sakit dengan borok yang begitu banyak mungkin jika di gambarkan badan saya saat itu sama seperti kulit tepung ayam kentaky, saya gak bisa bergerak sama sekali, kalau bergerak sedikit semua borok yang sudah kering itu terasah terkelupas dan sakitnya bukan main, luka borok yang mengering di sekujur tubuh terasa sangat sakit. Wau sakit yang harus saya rasakan !!! setiap malam saya harus menangis kesakitan karena luka-luka yang sudah mulai mengering itu. Bergerak sedikit salah tidak bergerak badan pegel semua, duh pokoknya serba salah dech hidup pada saat itu, tapi saya tetap bersyukur karena Tuhan berikan seorang istri yang sangat luar biasa yang mau merawat, menjagai dan menerima semua kelakuan dan tingkah laku saya selama ini yang mengecewakan hatinya terlebih mengecewakan hati Tuhan Yesus. Dan dari itu semua pekerjaan saya hilang semua karena tidak mungkin saya tidak masuk kerja dalam waktu yang sangat lama.

Satu bulan lebih tidak bisa bangun dari tempat tidur dan di bulan berikutnya papa saya tersayang memberikan hadiah sepasang tongkat untuk saya dan puji Tuhan dengan tongkat itu saya bisa belajar untuk menatah hidup saya kembali, Trima kasih papa !!! Walaupun saat ini papa sudah kembali kepada Bapa di Surga, aku sangat bangga dengan semua palayanan papa selama ini, engkau melayani Tuhan tanpa mengharapkan sesuatu, Wau engkau luar biasa Dad, I Love you forever Dad, hampir lebih dari satu bulan saya harus menjalani hidup-hidup saya dengan mengunakan tongkat, dari hari kehari saya mengalami pemulihan dalam hidupku tetapi saya masih mengeraskan hati dan seakan – akan lupa dengan janji / nazar ku selama ini dengan Tuhan dan saya belum memutuskan untuk kembali ke pelayanan.

Suatu ketika panggilan Tuhan itu semakin nyata dalam hidup saya dan kembali beberapa hamba Tuhan untuk mengajak kami untuk melayani di satu kota yang ada di daerah kalimantan timur, setelah saya mendapat tawaran itu saya dan istri saya tercinta berdoa jika Tuhan ijinkan saya kembali melayaniMu berikan kemudahan dalam proses perjalanan ke tempat pelayanan, kami butuh tiket, kami butuh dana untuk bisa kesana ketika saya berkata seperti itu di situ Tuhan ingatkan kembali dengan sebuah prinsip hidup yang di ajarkan ke kami yaitu HIDUP dengan IMAN. Akhirnya tepat bulan november 2003 kami putuskan untuk ke kalimantan timur dan mengenapi semua janji Tuhan dalam hidup kami di dalam melayani pekerjaan Tuhan di kalimantan timur. Dan sampai hari ini kami sekeluarga menikmati indahnya HIDUP dengan IMAN

Ini mungkin kesaksian yang sangat sederhana, tapi melalui kesaksian saya ini, saya ingin kita sama-sama belajar untuk tidak mudah berjanji kepada hamba Tuhan terlebih dengan Tuhan karena itu pengkotbah menasehati kita di dalam Pengkhotbah 5:4 Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya. Tidak ada kebahagiaan yang indah ketika engkau di dunia ini semuanya semu tetapi di dalam Tuhan maka engkau akan melihat dan merasakan kebahagiaan yang sesuanggunya. Apapun pesona dunia ini bs kita beli, Bahkan pekerjaan dengan mudah bisa diraih, Tapi Tidak ada seorangpun yang dapat membeli kasih Tuhan dan dapat menjadi seorang sahabat yang rela memberikan nyawaNya untuk mati di atas kayu salib bagi kita.

Percaya ada Rencana indah dan luar biasa yg Dia siapkan dalam hidupmu saat ini. Kesedihan yang engkau rasakan saat ini sama seperti yang Yesus rasakan ketika engkau jauh dari Tuhan, saat engkau tidak menepati janjimu, saat engkau meninggalkanNya. Dan ingatlah akan janji Tuhan “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Yeremia 29:11

"Ingatlah kasih karunia Yesus dalam segala aspek sepanjang hidupmu dan jangan pernah kecewakan Dia dengan semua janji-janji manismu".

Jika hari ini saya bisa melayani Tuhan itu semua bukan karena kemampuan dan kekuatan saya tetapi semua berkat dan kasih kemurahan Allah dalam hidup saya dan biarlah segala pujian dan syukur kita hanya bagi Tuhan kita di dlm nama Tuhan Yesus Kristus, saya bukan siapa-siapa saya hanya seorang hamba yg berusaha menyenangkan hati-Nya melalui pelayanan dan melalui kesaksian sederhana ini

Tuhan Memberkati

Jumat, 11 Desember 2009

Kamp kerja paksa di China

Mzm.16:7-8;Ibrn.9:14;10:22)

Puteri Pastor Li, hamba Tuhan yg mati krn imannya,terpaksa kerja di kamp kerja paksa di cina demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Gadis berusia 12th pergi menghadap kepala kamp kerja paksa. "Ayah saya telah di kirim ke tmpt ini dan skg ia telah tiada. kami tak punya makanan, uang,dan tmpt tinggal. Adakah pekerjan yg dpt saya lakukan dikamp ini?" katanya sembari menjelaskan. Krn merasa kasihan kepala kamp berkata, "Aku punya pekerjaan utkmu,tetapi bayarannya rendah." Gadis itu menggagukkan kepalanya tanda setuju.

Kepala kamp itu membawanya ke lokasi tambang biji besi. "kau lihat tombol merah itu? Tugasmu adalah berdiri sepanjang hari. Jika ada yg menyurumu memencetnya, segera lakukan! Tombol itu akan membunyikan alarm yg meperinggatkan para pakerja tambang agar keluar secepatnya. dan kau tdk boleh memencetnya dgn sembarangan," Katanya tegas...!!!

Suatu hari gadis itu mendengar suara. "Pencet tombolnya...!!!" ia melihat kesekelilingnya namun tak menemukan siapa pun. tak lama kemudian terdengar lagi, "Cepat pencet tombolnya sekarang...!!!" dan beberapa detik kemudian suara itu kembali terdengar. kali ini ia menyadari bahwa itu suara Tuhan. Ia tdk mengerti mengapa hrs memencet tombol itu, tapi ia tau hrs menuruti-Nya.

Saat alarm berbunyi, 3.000 org pekerja behamburan keluar dari tambang. kepalah kamp keluar dari kantornya, ia ingin tau kenapa gadis kecil itu mamencet tombol merah. Belum sempat ia bertanya, tiba2 gempa bumi yg hebat mengguncang tmpt itu. seluruh area pertambangan itu runtuh dan tak seorang pun yg mampu membangunnya kembali sampai saat ini. Saat gempa berakhir semua mata memanadangi si gadis kecil itu. "kawan Li, bagaimana kau tau kalo harus menekan tombol itu?" tanya kepala kamp. "Tuhan Yesuslah yg menyuru saya. tiga kali Dia menyuru melakukannya.

Yesus adalah satu2nya jalan bagi kita mengenal Allah yg hidup. Dia mencintai kalian dan Dia baru saja menunjukkan kasih-Nya. Kalian hrs berbalik dari dosa dan menyerahkan hidup kalian kepada-Nya...!!!". katanya dgn lantang. Saat itu 3.000 pekerja dan kepala kamp berlutut berdoa meminta Yesus menganpuni mereka. akhirnya banyak org diselamatkan krn gadis kecil yg takut akan Tuhan itu

ROY PONTOH MARTIR KECIL

Martir Kecil Berjiwa Besar Keresuhan di Ambon telah menelan korban jiwa. Roy Pontoh adalah salah seorang remaja Kristen yang mati pada usia belia, 15 tahun, karena imannya kepada Kristus. Sepulang mengikuti sebuah retreat remaja di Field Station Fakutas Perikanan Unpatti di Hila bagian utara pulau Ambon, imannya diuji.

Ditengah-tengah perjalanan, rombongan terjebak oleh kerusuhan pertama antara umat Muslim dan Kristen sehingga mereka harus terhenti di tengah jalan. Pada saat itulah mereka didatangi oleh sejumlah orang bersenjata yang memaksanya menyangkal Kristus. Roy Pontoh menjawab, "Beta Laskar Kristus!" (Artinya: Saya Laskar Kristus, yang juga menjadi tema retreat).

Mendengar jawaban itu, kalaplah sang penyerang yang kemudian mengayunkan sebilah pedang menyabet tubuh Roy. Roy tersabet dan mencoba bertahan. Ia dipaksa lagi oleh penyerang untuk menyangkal imannya.

Namun, jawabannya tetap sama, "Beta Laskar Kristus!" tak ayal sabetan pedang pun kembali diayunkan ke tubuhnya, merobek perutnya. Seketika itu pula ia pulang dan disambut oleh Bapa di Surga dalam kemuliaanNya

Sabtu, 17 Oktober 2009

LAGU DIA BUKA JALAN

Pengharapan Hanya Ada Di Dalam Dia

Lagu ini diciptakan oleh Don Moen setelah tragedi yang dialami keluarganya. Di suatu larut malam Don Moen menerima telpon yang memberitakan berita menyedihkan bahwa adik iparnya telah kehilangan putra sulungnya dalam suatu kecelakaan mobil.

Craig dan Susan Phelps dan keempat anak mereka sedang melakukan perjalanan dari Texas ke Colorado saat mobil mereka ditabrak oleh truk peti kemas. Pada saat tabrakan terjadi semua anak mereka terlempar keluar dari mobil, hanya mereka berdua saja yang masih di dalam mobil. Dengan susah payah mereka berdua mencari keempat anak mereka dan mengumpulkannya di suatu tempat. Keempat anak mereka mengalami luka parah,tapi sewaktu Craig ( ia seorang dokter) mendapati Jeremy, anak itu telah meninggal karena patah leher, sehingga tak ada lagi yang dapat dilakukan untuk menolongnya.

Sewaktu Don Moen menerima kabar tersebut beberapa jam kemudian ia berkata, “Saya merasa terguncang, tapi besok saya harus terbang ke kota lain untuk melakukan rekaman sesuai dengan jadwal yang telah diatur beberapa minggu sebelumnya. Sekalipun saya tahu mereka berduka, saya tak dapat bersama mereka sampai satu hari sebelum pemakaman.

Dalam penerbangan pagi itu Tuhan memberinya suatu inspirasi baginya satu lagu baru dengan syair sebagai berikut , “God will make a way where there seems to be no way. He works in ways we cannot see. He will make a way for me. (Dia buka jalan saat tiada jalan, dengan cara yang ajaib Dia buka jalan ku)”

Dasar dari lagu ini adalah Yesaya 43:19,”Lihat, Aku hendak membuat membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?” Ya, aku hendak mebuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

Di kemudian hari Susan menulis,”Kami melihat kebenaran dari ayat tersebut.” Sewaktu teman-teman Jeremy mengetahui bahwa ia telah menerima Kristus sebelum ia meninggal, mereka mulai bertanya-tanya kepada orangtuanya masing-masing tentang suatu jaminan bahwa
mereka dapat ke surga sewaktu mereka meninggal. Kecelakaan itu juga membawa berkat terselubung bagi Craig dan Susan, karena sejak peristiwa itu hubungan mereka dengan Tuhan semakin meningkat dan mereka masuk ke dalam pelayanan yang lebih lagi padaNya.

Susan juga menceritakan,” Di hari kecelakaan itu sewaktu saya keluar dari mobil untuk menolong anak saya, saya merasa bahwa putra sulung saya telah meninggal. Dan saya mempunyai pilihan untuk marah dan mengalami kepahitan atau secara total menerima semua rencanaNya pada saya. Dan saya pun melihat buah dari semua pilihan saya itu, dan pilihan yang saya ambil, akan
berulang secara terus menerus. Saya merasa bahwa kematian putra saya tak sia-sia, begitu saya
mengetahui di kemudian hari begitu banyak jiwa yang datang pada Tuhan karena tragedi ini. Benar ! Ia telah membuka jalan bagi kami sekeluarga.”

Segera setelah “God Will Make Away” masuk dapur rekaman, Don Moen menerima begitu banyak telpon, surat dan sharing yang menceritakan tentang tragedi yang mereka alami. Semua telpon dan surat yang masuk mempunyai tema yang sama bahwa Tuhan telah membuka
jalan bagi mereka, saat mereka dalam keadaan putus harapan. Betapa Tuhan telah membawa mereka keluar dari situasi mereka yang tak ada harapan dengan memberi
mereka kekuatan, iman dan harapan baru untuk menghadapi kehilangan yang mereka alami.

Kesaksian ini membuktikan sekali lagi bahwa Tuhan akan membuka jalan bagi mereka yang menaruh harapan kepadaNya, dan hal ini bukanlah suatu hal yang
sia-sia.

Lirik lagu ini adalah sebagai berikut :

God will make a way
Where there seems to be no way
He works in ways we cannot see
He will make a way for me

He will be my guide
Hold me closely to His side
With love and strength for each new day
He will make a way
He will make a way

By a roadway in the wilderness
He’ll lead me
And rivers in the desert will I see

Heaven and earth will fade
But His love will still remain
He will do something new today.

(Repeat first stanza)

Indonesian Version

Dia buka jalan,
saat tiada jalan,
dengan cara yang ajaib,
Dia buka jalan bagiku,
Dia menuntun-ku,
Dan memeluk diriku,
Dengan kasih dan kuasa-Nya,
Dia buka jalan,
Dia buka jalan

Di belantara Dia tetap menuntunku
Sungai di gurun - aku temui
Langit bumi kan lenyap
Tapi firmanNYA tetap
Saat ini… .Dia buka jalan .

(Kembali ke bait pertama)

Sumber : diambil dari judul Dibalik Penciptaan Lagu :
God Will Make A Way - Diterjemahkan Oleh: Robert
Tanoni

-----------------------------------------------------------------------------------------
Yesaya 43:19,”Lihat, Aku hendak membuat membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya?” Ya, aku hendak mebuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

GBU
Ps David O.S Hardjawinata --- GEMBALA JEMAAT GPPS ABANA TENGGARONG - Kalimantan Timur - Twitter @DavidOktavianuz