Alkitab Hari Ini

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2012

« Kisah Pembeli Kue Manju »

Bukan yg dilihat manusia yg dilihat Allah; manusia melihat apa yg di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16:7)

Pada suatu hari di sebuah kota kecil di Jepang, datanglah seorang Ibu berpakaian sederhana ke sebuah toko kue mewah di kota itu. Dia datang untuk membeli kue manju (kue yang terbuat dari kacang hijau berisi selai). Pelayan-pelayan toko itu sangat terkejut melihat Ibu itu, karena pakaiannya yang sangat sederhana menunjukkan bahwa dia orang miskin.

Sementara toko itu adalah tempat berbelanja orang-orang kaya. Karena itu seorang pelayan dengan terburu-buru membungkus kue yang dipesan Ibu itu, dengan maksud supaya si Ibu
bisa segera meninggalkan toko. Tapi belum sempat dia menyerahkan kue itu, seorang Bapak setengah baya melangkah keluar dari ruang dalam toko itu, Bapak itu adalah sang pemilik toko. “Tunggu, biarkan saya yang menyerahkannya.” Pemilik toko itu kemudian menyerahkan bungkusan kue kpd sang Ibu, sambil sang Ibu menyerahkan uang pembayaran. Pemilik toko itu membungkuk hormat, “Terima kasih atas kunjungan anda.” Setelah sang Ibu berlalu, pemilik toko itu berbalik dn menemukan pelayan-pelayan tokonya sedang memandangnya kebingungan.

Karena dia memang sudah hampir tidak pernah lagi melayani pelanggan sendiri.
“Saya harus melayaninya sendiri,” katanya, “Ibu tadi adalah seorang pembeli istimewa”
Pelayan-pelayan toko itu masih saling bertatapan kebingungan, tapi tak ada seorangpun yg berani bertanya. “Selama ini yg membeli kue di toko kita adalah orang-orang kaya. Mereka bisa membeli berapa saja dan kapan saja, sekalipun harga kue di toko kita agak mahal. Tapi Ibu tadi pasti harus mengorbankan sebagian penghasilannya yg tdk seberapa untuk bisa menikmati kue manju dr toko kita. Karena itulah dia harus dilayani dengan hormat!”

Tuhan tidak pernah memandang kita seperti cara dunia memandang. Tuhan tdk akan memandang engkau dr tampilan dan kekayaanmu, dari gelar & latar belakang keluargamu. Dia memandang kedalaman hatimu Engkau dicintai apa adanya, sebagaimanapun
keadaanmu


Wanita Kristen dan Seorang Atheis


Ada seorang wanita Kristen yang tinggal di sebelah rumah seorang yang atheis. Setiap hari, ketika wanita itu berdoa, pria atheis itu selalu mendengarnya. Ia berpikir, "Wanita itu gila, berdoa setiap saat... Apakah dia tahu kalau Tuhan itu tidak ada?"

Setiap kali wanita itu berdoa, pria itu langsung bergegas ke rumah wanita itu dan melecehkan keyakinan wanita itu, dan berkata. "Hei, Nona!! Mengapa kau berdoa setiap waktu? Sadarkah kamu bahwa Tuhan itu tidak ada?" Tetapi wanita itu terus melanjutkan doanya.

Suatu hari, wanita itu kehabisan bahan makanan. Seperti biasanya, ia berdoa kepada Tuhan menjelaskan keadaannya dan berterima kasih kepada Tuhan atas
apa yang akan Tuhan lakukan. Dan seperti biasanya juga, atheis itu mendengar doa wanita itu dan lagi-lagi ia jengkel, "Ummm, Awas dia nanti!!!!"

Maka pria itu pergi ke pasar membeli bermacam-macam bahan makanan dan membawanya ke rumah wanita itu, meninggalkannya di depan pintu, kemudian membunyikan bel, lalu bersembunyi di belakang semak-semak untuk melihat apa yang akan wanita itu lakukan.

Ketika wanita itu membuka pintunya dan melihat bahan makanan tersebut, ia mulai berdoa dan memuji Tuhan dengan segenap hati, melompat-lompat kegirangan, bernyanyi, dan berteriak-teriak ke sekeliling rumah.

Atheis tersebut keluar dari semak-semak dan berkata kepadanya, "Hei, wanita
gila, Tuhan tidak membelikanmu bahan makanan itu, akulah yang membelikannya untukmu!"

Tetapi, wanita itu malah berlari-lari ke jalan, berteriak dan memuji Tuhan. Ketika pria itu berhasil menangkapnya, ia bertanya apa yang wanita itu lakukan. Ia berkata, "Aku tahu bahwa Tuhan tidak akan menjatuhkan bahan makanan ini dari langit, tapi aku tidak pernah mengira kalau Tuhan membuat seorang atheis untuk membayar bahan makanan ini..."


Sabtu, 28 Juli 2012


TIDAK ADA YANG SULIT


George Danzig adalah seorang mahasiswa di salah satu universitas, kala itu ia terlambat untuk datang pada mata kuliah matematika, ia memasuki kelas namun ternyata teman-temannya sudah pada bubar.

George melihat 2 buah soal pada papan tulis itu, ia berpikir bahwa itu pasti adalah PR yang baru diberikan oleh Profesornya, sehingga dia mencatat pada bukunya dan membawanya ke rumah.

Berhari-hari dia mencoba untuk menyelesaikan PR tersebut, berbagai cara ia coba.

Mungkin ia berpikir "Tidak biasanya dosen memberi tugas demikian sulitnya, tapi pasti ada jawabannya, pasti ada...."

Pada akhirnya, ia berhasil mengerjakan soal nomor 1.

Ia mengira itu adalah PR sehingga ia mengumpulkan
tugas tersebut pada profesornya dan meletakkan di ruang kerja profesor tersebut.

Ketika siang hari, dia di cari oleh sang profesor tersebut, sang profesor bertanya bagaimana dia bisa menyelesaikan soal tersebut.

George menjelaskan bahwa ketika itu dia terlambat mengikuti mata kuliahnya dan dia hanya melihat 2 soal itu di papan tulis dan menganggap bahwa itu (mungkin) adalah PR.

Anda tahu apa jawaban dari sang profesor tersebut?

Soal itu ditulis sang profesor ketika sedang menjelaskan tentang 2 buah soal tersulit di muka bumi ini dan hingga pada saat itu tdk ada yang bisa memecahkannya!
Berarti, kalau saja saat itu George mengikuti mata kuliah
tersebut, mungkin saat itu ia berpikir bahwa itu memang soal tersulit & berpikir bahwa memang tak seorang pun dapat menyelesaikannya. Mungkin saja ia bisa teracuni oleh kata² profesornya tentang sulitnya soal itu.

Saat ini ia menjadi profesor terkenal di Stanford University, dialah pemecah soal tersulit, & dia memecahkannya ketika dia memang tak tahu bahwa yg dikerjakannya adalah soal tersulit yg pernah ada.

Saudara... Sesuatu akan terasa sulit apabila kita menganggap sulit, maka alangkah baiknya kita memulai sesuatu tanpa anggapan sulit karena sesungguhnya hal sulit hanyalah sebuah anggapan.

"KISAH HARVARD UNIVERSITY"

Sepasang suami istri dgn pakaian sederhana dtg ke kantor pimpinan Harvard University utk bertemu dg rektor. Namun sekretaris yg memandang rendah mreka berkata: "Beliau hari ini sibuk". Sang wanita menjawab "Kami akan menunggu."

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mrk dgn sengaja spy pasangan tsb akan patah semangat & pergi. Namun pasangan ini ttp menunggu. Akhirnya dgn terpaksa sekretaris memperbolehkan mrk menghadap pimpinan. Dgn wajah galak Sang Rektor menemui pasangan tsb krn mnganggap mrk mengganggu kegiatannya.

Sang wanita berkata dgn penuh harap "Setahun lalu.. putra kami yg kuliah disini meninggal krn kecelakaan.. apakah kami boleh mendirikan suatu bentuk peringatan untuknya di kampus ini ?" Sang pemimpin Harvard menjd marah dan menjawab dgn kasar "Jika kami mengijinkan pendirian tugu utk setiap mahasiswa Harvard yg meninggal, tempat ini akan menjd spt kuburan !"

Sang wanita menjelaskan "Kami tdk ingin mendirikan tugu peringatan, kami ingin mendirikan gedung utk Harvard." Sang pemimpin terkejut. Dia melirik lwt ujung matanya pd pakaian usang yg mrk kenakan dgn setengah berteriak berkata "Kalian perlu lbh dr 7,5 juta dolar hanya utk bangunan fisik Harvard !"

Sang wanita menoleh pd suaminya dan berkata pelan "Kalau hanya sebesar itu biaya utk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja ?" Suaminya mengangguk lalu mrk pergi.

Mr. & Mrs. Laland Stanford inilah yg kemudian mendirikan Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

Msh banyak dari kita yg suka berlaku spt Rektor Harvard dan sekretarisnya, menghakimi berdasarkan apa yg dilihat / apa yg di pikiran. Banyak orang yg kita anggap remeh, malah memiliki kemampuan utk secara luar biasa menolong kita dgn bermacam cara.

Marilah kita saling menghargai

Kamis, 19 Juli 2012

ARTI SUATU PEMBERIAN Markus 12:41-44


Markus 12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan

Ketika Yesus sedang memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke peti persembahan. Orang kaya memberikan dalam jumblah yang besar, kemudian ada seorang janda yang miskin yang memasukkan dua peser, yaitu satu duit ke peti persembahan. Ternyata Yesus tertarik dengan pemberian janda miskin ini. Memang nilai uang yang di berikan janda itu sangat kecil, namun nilai kesungguhannya untuk memberi yang terbaik, sudah dia lakukan. Janda miskin itu telah memberikan dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya, sedangkan orang kaya itu memberi dari kelimpahannya.

Hal inilah yang mendorong Yesus lebih menghargai pemberian janda miskin, sebab ia lebih memahami arti suatu pemberian. Pemberian bukanlah sesuatu yang kita berikan yang sudah tidak memiliki nilai besar dalam hidup kita. Konsep pemberian inilah yang sangat di hargai Allah.

Konsep yang salah tentang pemberian yang selama ini kita lakukan, dapat menghalangi kehidupan pelayanan maupun dalam kehidupan kekeristenan kita. Memang pada saat kita memberi yang terbaik kepada Allah, seolah-olah kita merasa kehilangan sesuatu berharga dalam hidup kita. Tetapi perlu kita sadari bahwa, ketika kita memberi yang terbaik kepada Allah, sebenarnya kita telah memperoleh yang terbaik juga dari Allah.

Persembahkanlah apa yang berharga dalam hidup kita kepada Allah, baik itu kepandaian, waktu, talenta, uang, tenaga, maupun pikiran. Hal ini tentu tidak mudah, tetapi bukan berarti kita tidak dapat melakukannya. Agar Allah dimuliakan dalam hidup kita, berikan sesuatu yang terbaik yang layak Dia terima.

Tuhan memberkati
« Kisah John Lennon »

Ketika John Lennon ditembak di New York tahun 1980, mantan The Beatles itu mewariskan US$ 550 jt + lagu Imagine,

Lagu Love n Peace tsb, yang diwariskan bagi dunia. Itu yang luar biasa dari luar. Namun majalah Time berhasil mewancarai Julian, putra John Lennon yang berkata jujur tentang ayahnya itu. Satu-satunya yang diajarkan dan diwariskan ayah kepada saya adalah bagaimana caranya TIDAK menjadi seorang ayah yang baik Pandang saya, Ayah adalah orang yang munafik.

Boleh saja dia mengagungkan Perdamaian dan Cinta ke seluruh dunia, tetapi ia tidak pernah menunjukkannya kepada orang-orang yang seharusnya paling berarti baginya, isteri dan putranya. Bagaimana Anda bisa berbicara tentang perdamaian dan cinta namun memiliki keluarga yang tercerai berai, tidak ada komunikasi dan perceraian?

Membaca kisah hidup John Lennon yang diungkap oleh anaknya sendiri sangatlah menyedihkan. Meski ia terlihat begitu sukses dan kaya, sebenarnya ia sangatlah miskin dan gagal dalam menjalani kehidupan. Sebagai orang tua, Jangan sampai kita terjebak dengan materialisme sehingga menganggap bahwa UANG, Kekayaan dan Pekerjaan adalah segala-galanya.

Ingatlah bahwa keluarga dan anak-anak kita jauh lebih
penting dari semuanya itu.

Meski John Lennon mewariskan $ 550 juta, ia gagal mewariskan arti kehidupan yang sebenarnya kepada keluarga. Meski John Lennon berhasil mewariskan lagu Imagine bagi perdamaian dunia, ia gagal mewariskan cinta dan perdamaian di keluarganya. Berbicara tentang warisan, hampir kebanyakan orang selalu mengaitkan hal ini dengan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang bersifat materi.

Namun sebenarnya ada warisan yang jauh lebih berharga dan bernilai dibandingkan semua materi tersebut, yaitu Teladan Hidup dan nilai-nilai kehidupan. Warisan berupa kekayaan dan materi bisa hilang, namun warisan berupa Teladan dan nilai-milai kehidupan akan dikenang sepanjang masa. Belum terlambat untuk mewariskan nilai-nilai
hidup kepada anak-anak kita




"MENCARI KEBAHAGIAAN" 

Seorang Direktur Bank yang kaya-raya, punya segala-galanya, tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Seorang teman lalu mengajak Direktur untuk ikut kesebuah panti asuhan di Jakarta agar hatinya bahagia & tenteram. Sang direktur menurut.
Namun setelah selesai acara, hati Direktur masih belum bahagia. Ia bergumam, "Kamu bohong, katanya kalau main kesini, hati bisa bahagia." Dia pun pulang, melangkah kearah mobilnya degan lesu. Tetapi baru saja kakinya melangkah ke dekat pintu panti asuhan, tiba-tiba seorang anak perempuan kecil menarik tangannya.

"Oom mau pulang ya.."
"Iya," jawab sang direktur sambil tersenyum
"Oom..boleh gak Nanda minta sesuatu ke Oom?" Tanya anak
kecil yang bernama Nanda itu.
"Boleh.."
"Tapi..saya takut gak boleh sama Oom."

Sang direktur tersenyum. Ia orang kaya, apa yang tidak bisa dibelinya? Apalagi untuk anak yatim piatu yang manis ini, pastilah permintaannya akan dipenuhi. "Memangnya Nanda mau minta apa?" tanya sang direktur sambil memegang bahu Nanda.

"Oom.. Nanda minta.. Nanda pengen manggil Ayah ke Oom, boleh?"
Sang direktur kaget. Tenggorokannya terasa tersumbat. Sebuah permintaan yang tidak pernah diduganya. Ternyata bukan boneka yang diminta Nanda, bukan juga uang, hanya sebuah sebutan 'ayah'. Tanpa terasa hatinya bergetar.

"Boleh Nanda boleh panggil ayah ke Om"
"Makasih
.. ayah. Kapan,ayah datag lagi? Nanda boleh minta lagi ke ayah?"

"Boleh, sayang, Nanda mau minta apa?"
"Nanda minta, kalo ayah datang lagi kesini, bawa foto ayah ya. Nanda mau simpan dikamar Nanda. Jadi kalo Nanda kangen sama ayah, Nanda bisa liat foto ayah"

Sang direktur mengangguk dengan berlinang air mata sang direktur memeluk Nanda & berkata, "besok ayah datang lagi kesini.akan bawa Foto ayah, & ayah akan sering kesini ketemu sama Nanda."

Hati sang direktur sangat BAHAGIA. Ya, ia bahagia sekarang.

Ternyata bahagia itu bukan saat kita bisa memiliki segalanya, melainkan saat kita bisa memBERI apa yang KITA MILIKI utk org lain, meski hanya sebuah ungkapan CINTA.

Rabu, 18 Juli 2012

Yertle adalah raja kura-kura di sebuah kolam yg aman & damai.

Setiap hari ia duduk di takhtanya, yakni sebuah batu di tengah kolam. Suatu saat ia berpikir, andai takhtanya lebih tinggi, tentu ia dapat melihat banyak hal yg indah di luar kolam.

“Yertle mendapat akal. ...
Ia memerintahkan sembilan ekor kura-kura untuk saling menaiki punggung, sehingga tersusun tinggi ke atas. Lalu ia naik ke punggung kura-kura paling atas & melihat pemandangan yg luas dari tempat tinggi."

Mack, kura-kura yg berada paling bawah, mengeluh kesakitan.

Namun, Yertle tidak peduli. Ia terus memerintah supaya jumlah tumpukan kura-kura ditambah. Sampai akhirnya, jumlah kura-kura yg bertumpuk adalah 5.816 ekor.

Ketika itulah Mac yg berada di paling bawah, bersendawa.
Lalu bergoyanglah kura-kura lain di atasnya.
Akibatnya, Yertle yg berada di ketinggian jatuh & mati.

Sahabat,,,
Just be Carefull !!
Somehow when we try too much,
it's can kill us..

 Jangan remehkan "Orang Bawah" karena dialah yg biasanya menjadi orang pertama & penentu dalam "Proses Jatuh" anda !!

"Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan." (Amsal 21:21)

Tuhan Yesus Memberkati

Minggu, 19 Februari 2012

CEPAT BERUBA


Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani & menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku? Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya. Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, kemudian menulis surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik bola mata saya."

Kisah di atas memperlihatkan bagaiman...a pikiran manusia berubah saat status hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya & lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai & menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hidup adalah anugerah

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar, Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh tentang cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu, Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.

Sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi belum mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor & tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai, Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.

SYUKURI APA YANG DIMILIKI, SYUKURI APA YANG ADA HIDUP ADALAH ANUGERAH

"TETAP MEMIKUL BEBAN"


“Sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.” (2 Tesalonika 2:13b)

Seorang kuli bangunan sedang berjalan mengangkut batu kali untuk dijadikan fondasi sebuah bangunan yang terletak sekitar beberapa kilometer dari kali tersebut. Melintaslah sebuah mobil pengangkut brangkal yang kosong, melihat beratnya beban batu yang harus dipikulnya, sang supir menawarkan tumpangan kepada bapak tersebut untuk naik di belakang mobil bak terbuka yang dikemudikannya. Si bapak setuju, lalu kemudian menaiki mobil tersebut.

Ketika sampai di tempat, sang supir kaget ketika melihat bapak tersebut tetap memanggul batunya di atas mobil baknya sepanjang perjalanan. Pikirnya, lalu apa gunanya dia menawarkan tumpangan dengan maksud meringankan beban si bapak kuli tersebut?

Banyak orang Kristen yang telah mengenal Tuhan juga seperti bapak tadi. Keselamatan itu telah diberikan kepada kita. Kebebasan atas dosa dan kehidupan masa lalu telah diberikan. Kita adalah orang-orang yang merdeka. Namun seringkali kita tetap memanggul beban kekecewaan akan masa lalu dan kekuatiran kita akan masa depan kita? Hal-hal tersebut membuat kita tidak dapat menikmati kasih dan membagikan kasih Allah kepada orang lain.

Mari hidup dalam kasih karunia yang telah Allah berikan pada kita, serta membagikan kasih itu kepada orang lain di sekeliling kita. Kita telah menerima anugrah keselamatan secara cuma-cuma. Maukah kita juga membagikannya kepada orang lain dengan cuma-cuma tanpa mengharapkan perlakuan balik dari orang lain?

" PITA KUNING "


Seorang pria menikahi wanita yang cantik & baik, sayangnya dia tak pernah menghargai istrinya. Satu malam dia mencuri uang isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara.

Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Akhirnya dia tertangkap & dijebloskan ke penj...ara.
...
Pengadilan menghukum dia 3 th penjara. Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan istrinya & menulis surat, "Sayang, kau tidak perlu menunggu aku. Jika kau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota White Oak."

Akhirnya dia bebas. Dia naik bis menuju Miami, melewati kampung halamannya.
Seisi bis mendengar ceritanya, & mereka meminta kepada sopir bus, "Tolong, saat lewat White Oak, jalan pelan-pelan, kita harus liat apa yg akan terjadi." Hatinya berdebar saat bis mendekati pusat kota White Oak, Keringat dingin mengucur deras.

Akhirnya dia melihat pohon itu, ia menangis. Dia tidak melihat sehelai pita kuning,
Tidak ada sehelai pita kuning, Tidak ada sehelaipun, Melainkan ada 100 helai pita-pita kuning bergantungan di pohon beringin itu. Seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning !! Sang sopir langsung menelpon surat kabar & menceritakan kisah ini.

Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", & ketika album ini dirilis pada bulan Februari 1973,
langsung menjad hits pada bulan April 1973.

Saudaraku... Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia & adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita & menyucikan kita dari segala kejahatan.
(1 Yohanes 1:9)

Sejauh apapun anda pernah terperangkap dalam dosa,
DIA slalu bersedia menerima & menantikan anda kembali & datang kepada-NYA.

"Sadarilah bahwa Hidupmu BERHARGA bagi TUHAN!!"

SUARAMU ADALAH JARAKMU


Suatu hari sang guru bertanya kepad murid-muridnya:
"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"

... Seorang murid setelah berpikir cukup lama menjawab:
"Karena saat itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."

"Tapi..." sang guru balik bertanya, "Lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"

Semua murid memberikan alasan, namun tak satupun jawaban yang memuaskan.

Sang guru lalu berkata: "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara kedua hati mereka menjadi amat jauh, walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah & dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus & kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas.

Mengapa demikian?"

"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

"Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Di saat seperti itu, sikap sabar & tidak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yg bijaksana. Mari kita bersama-sama belajar menjadi manusia yang lebih sabar dan bijaksana lagi

Kamis, 02 Februari 2012

" SETIAP LANGKAH adalah ANUGERAH "


Seorang professor diundang untuk berbicara disebuah basis militer. Disana ia berjumpa dengan seorang yang tak mungkin ia lupakan, yaitu RALPH yang diberi tugas menjemputnya dibandara.

Ketika berada dibandara Ralph sering menghilang, ada saja yang dilalukannya, ia membantu seorang wanita tua yang kopernya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas, ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Namun ia selalu kembali kesisi sang Professor dengan senyum lebar.

Waktu didalam mobil mereka ngobrol:
"Dari mana anda belajar melakukan semuanya ini ? Tanya sang prof
"Melakukan apa? Tanya Raplh
"Dari mana anda belajar bersikap seperti ini ? Desak sang Prof
"Oh" kata Raplh" selama perang, saya kira, perang telah mengajari saya banyak hal

Lalu ia bercerita sewaktu ditugaskan di Vietnam. Ia dan timnya bertugas membersihkan ladang ranjau dan harus menyaksikan satu persatu teman-temannya tewas terkena ledakan ranjau

"Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah" katanya
Tegang disetiap langkah, Saya tidak tau, apakah langkah berikutnya adalah pijakan terakhir bagi saya. Yang sanggup saya lakukan takkala mengangkat kaki dengan aman, mensyukuri langkah sebelumnya

Saya kira sejak itulah, saya menjalani kehidupan seperti ini. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, Anugerah baru, dan kesempatan baru.

KEMULIAAN HIDUP, tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi orang lain. Dan NILAI MANUSIA, tidak ditentukan bagaimana cara ia mati, tapi bagaimana cara ia hidup. KEKAYAAN MANUSIA, bukan apa yg ia telah peroleh, tapi apa yg ia telah bagikan.

Selamat menikmati setiap langkah hidup anda
Ingat!!! Setiap langkah adalah ANUGERAH

"BERTUMBUH & MENJADI KUAT"


Ulangan 32:11-12 Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang diatas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor & mendukungnya diatas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia & tdk ada allah asing menyertai dia.

Rajawali adalah burung yang terkenal dengan ketangguhannya menghadapi badai, kekuatan sayapnya yang mampu terbang tinggi, & ketajaman inderanya saat mengejar mangsanya.Namun kekuatan terbang burung rajawali tidak datang dengan sendirinya. Rajawali selalu membangun sarang dipohon yang tertinggi dipuncak bukit yang tinggi & terjal.
...
Saat anak rajawali untuk belajar terbang, ‘tanpa perasaan' induknya akan menjungkirbalikkan sarangnya. Tidak tanggung-tanggung rajawali kecil itu akan terjun bebas beribu-ribu meter menuju batu-batu tajam yang ada di bawahnya. Dalam kepanikannya, ia akan berusaha mengepak-kepakkan sayapnya. Dan di detik terakhir sebelum ia menghujam batu-batu tajam itu, induk rajawali dengan sigap menyambar anaknya, dan menjatuhkan anaknya kembali. Dilakukan berulang-ulang sampai menjadi cukup kuat & akhirnya mampu terbang sendiri.

Awalnya mungkin anak rajawali itu tidak mengerti maksud dari ‘kekejaman' induknya. Tapi ketika induknya melakukannya berulang-ulang, ia pun mengerti & menikmati proses belajarnya sampai akhirnya ia bertumbuh menjadi rajawali yang perkasa, sama seperti induknya.

Demikian juga dengan hidup kita. Saat menjadi bayi rohani, seringkali kita mendapati segala kebutuhan & keinginan kita terpenuhi dengan instan. Tapi ada saatnya ketika kegoncangan itu datang & kita terjun bebas, sadarilah bahwa saat itu Allah sedang melatih kita untuk terbang. Karena kerinduan Tuhan yang terbesar adalah melihat kita menjadi kuat & bertumbuh dlm PENGENALAN yang lebih dalam akan DIA. Tidakkah kita sadari justru di saat kesesakanlah kita mengalami keperkasaan Allah kita secara nyata? Nikmati dengan penuh ucapan syukur & jadilah kuat.

Keep on going strong

Jumat, 27 Januari 2012

JALANI HIDUP PENUH KESABARAN


Seorang anak mengeluh pada ayahnya, “Άķu capek, sangat dan capek.
Aku belajar mati-matian sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja!
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedangkan temanku punya pembantu.
Aku capek karena aku harus menabung, sedangkan temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.
Aku capek karena aku harus menjaga lidahku, sedangkan temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.
Aku capek ayah, aku capek menahan diri. Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah!” sang anak mulai menangis.

Sang ayah TERSENYUM & mengelus kepala anaknya, ”Anakku, ayo ikut ayah”.
Mereka menyusuri jalan yang JELEK, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.

Ayah, Mau kemana kita? Aku tidak suka jalan. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang. Aku benci jalan ini ayah,” anaknya terus mengeluh.

Akhirnya mereka sampai dí sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan rindang.

Wah, tempat apa ini ayah? Aku suka tempat ini! Kemarilah anakku, ayo duduk disamping ayah. Anakku, taukah kau mengapa disini begitu sepi padahal amat indah. Itu karena orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek padahal mereka tau ada telaga disini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.

”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kejujuran, butuh KESABARAN dalam bertindak agar kita mendapat KEMENANGAN.”

HIDUP adalah PERJUANGAN untuk MENGENDALIKAN dan MENGALAHKAN DIRI.

Jumat, 20 Januari 2012

You're what you think.


"Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu." (Mark 11:24)

Jack Canfield, penulis "Chicken Soup for the soul", pernah bercerita bahwa ia pernah mengadakan sebuah pesta kostum disaat ia masih muda. Aturan dress code dlm pesta itu cukup unik, yaitu tiap orang yg menghadiri pesta harus menggunakan pakaian seolah2 spt apa yg mereka inginkan terjadi dlm 5 tahun mendatang.

misalnya dlm 5 tahun kemudian tsb adalah yg ingin menjadi pengusaha, artis, seniman, lawyer, dokter atau apa saja, maka ia harus mengenakan kostum spt yg ia inginkan.

Acara berlangsung meriah, seru & unik. Bertahun2 kemudian, Jack Canfield melihat2 kembali foto2 masa mudanya, ia merasa kaget karena ia sadar bahwa saat ini sebagian besar teman2nya menjadi sama persis dengan kostum yg dulu mereka kenakan saat pesta.

Kebenaran apa yg kita dapatkan dari cerita diatas?
Kita akan menjadi sama persis dengan apa yang kita impikan, harapkan & yang kita perkatakan setiap harinya. Jika kita melihat diri kita secara negatif, maka akan jadi spt itulah diri kita.

Sebaliknya jika kita melihat, mengharapkan dan memperkatakan yg positif, maka seperti itu juga yang akan kita alami. Dalam bahasa rohani, itulah yg disebut dengan dimensi iman. Kita blm melihat sesuatu terjadi nyata, namun kita sudah mempercayainya dlm hati dan pikiran kita, sehingga suatu hari kelak itu akan terjadi.

Betapa dahsyatnya pikiran kita !
Itulah sebabnya izinkan Kristus memenuhi dan menguasai pikiran kita. Kuatkan iman dan pengharapan kita pada Kristus. Berdoalah agar kita mengetahui apa rencana Tuhan dlm hidup kita, setelah itu hidupi rancangan Tuhan itu terus menerus.

Mimpikan, perkatakan dan lakukan, maka itulah yg terjadi.

Senin, 26 Desember 2011

KISAH SEBUAH BENIH


Orang benar akan bertunas seperti pohon korma,
akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
Pada masa tuapun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Ada sebuah benih yg tercecer & tidak dipedulikan orang.
Karena merasa rendah diri, benih itu menganggap dirinya tidak penting.

Suatu hari, angin kencang datang,
tiba² ia terjatuh ke sebuah tanah terbuka & terpanggang di bawah sinar matahari.

Dia merasa bingung, mengapa ia harus mengalami semuanya itu?

Tak lama air hujan turun sebagai gantinya terik matahari;
Kadang gerimis & kadang hujan deras.

Sementara waktu berlalu & tahun berganti,
ia melihat seorang pengelana duduk di dekatnya,

“Terima kasih TUHAN untuk ini,
Saya sangat membutuhkan istirahat.”

“Apa yg kamu bicarakan?” Tanya si benih

Benih itu memang melihat beberapa orang duduk di dekatnya dlm beberapa tahun terakhir, namun tak ada yg berbicara seperti itu.

“Siapa itu?”

“Ini aku, Benih..”

“Benih?” Pria itu melihat pohon raksasa itu,
“Apa kamu bercanda?
Kamu bukan benih!
Kamu pohon!
Sebuah pohon raksasa!”

“Benarkah?”

“Ya!
Kamu pikir kenapa smua orang itu datang ke sini?
Untuk merasakan keteduhanmu !
Jangan beritahu saya bahwa kamu tidak tau tlah mengalami pertumbuhan bersama berjalannya waktu.”

Benih sadar siapa dirinya,
Benih itu sekarang tlah menjadi sebuah pohon raksasa.

Saudaraku yang terkasih.... Tahukah Anda, kehidupan manusia serupa dg jalan hidup benih ini. Banyak org tdk menyadari bahwa dirinya berharga,

& tiap kesukaran yg dialaminya dimasa lalu adalah sebuah proses untuk membuat mereka kuat & bertumbuh menjadi pribadi yg besar & yg dapat memberkati kehidupan banyak orang.

"Anda Bukanlah Sebuah Benih Lagi,
Anda Adalah Sebuah Pohon Dimana Ada Banyak Orang Yg Bernaung !!"

Tuhan Yesus Memberkati kita semua.... Amin

Rabu, 21 Desember 2011

PELAJARAN DARI SEORANG PETANI JAGUNG


Galitia 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

James Bender dalam bukunya “How to Talk Well” (New York;McGray-Hill Book Company,Inc., 1994) menghubungkan salah satu tulisannya dgn sebuah cerita tentang seorang petani yg menanam jagung unggulan & selalu memenangkan penghargaan.

Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal mewawancarainya & belajar sesuatu yg penting rahasia sukses petani tsb.

Wartawan itu menemukan bahwa sang petani membagikan benih jagungnya kpd tetangganya,
“Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yg sama tiap tahunnya?”

“Apakah Anda tidak tau?
Angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yg akan berbuah & membawanya dari satu ladang ke ladang yg lain.

Jika tetangga saya menanam jagung yg jelek, maka ketika terjadi serbuk silang akan menurunkan kualitas jagung saya.

Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yg bagus pula.”

Petani ini sangat menyadari hukum keterhubungan dalam kehidupan.

Dia tidak dpt meningkatkan kualitas jagungnya jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yg sama.

Saudaraku.... Demikian juga dalam berbagai aspek kehidupan yg lain.

Mereka yg ingin menikmati kebaikan, harus memulai dgn menabur kebaikan kpd orang-orang di sekitarnya.

Jika Anda ingin hidup makmur,
Anda harus memulai dengan menolong orang-orang di sekitar Anda untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Demikian juga jika Anda ingin bahagia, Anda harus menabur kebahagiaan dalam hidup orang lain.

Twitter @DavidOktavianuz

Senin, 19 Desember 2011

JANGAN BIARKAN IBLIS MEMPERBUDAKMU


Seorang anak laki-laki diberi sebuah ketapel untuk bermain di hutan tapi tidak pernah bisa mengenai sasaran. Akhirnya dia pulang untuk makan Siang. Ketika pulang dia melihat bebek peliharaan neneknya. Secara reflek, dia menggunakan katapel tersebut, mengenai bebek itu tepat di kepala & mati. Dia sangat kaget & panik, dia menyembunyikan bangkai bebek di tonggak batas hutan; hanya saudara perempuannya, Sally melihat semuanya,...

Keesokan harinya setelah makan siang, neneknya berkata kepada Sally,
'Sally,tolong cucikan piring'.
Tapi Sally berkata, ' Nek, Johnny bilang dia ingin membantu di dapur'
Kemudian dia berbisik kepada Johnny, ' Ingat bebek itu?'
Maka, Johnny yang mencuci piring.

Hari berikutnya, kakek bertanya apakah anak-anakl mau ikut memancing, tetapi nenek berkata, 'Wah sayang sekali tapi saya perlu Sally untuk membantu menyiapkan makan malam'.

Sally hanya tersenyum dan berkata, ' Hmm...tidak apa-apa karena Johnny bilang akan membantu nenek'.

Sally berbisik lagi kepada Johnny, 'Ingat bebek itu?' Maka Sally pergi memancing & Johnny tinggal untuk membantu nenek. Setelah beberapa hari Johnny dikerjain Sally, akhirnya Dia menemui neneknya & mengaku bahwa dia telah membunuh bebek nya.

Neneknya berlutut, memeluknya & berkata, SAYANG, "SAYA SUDAH TAHU" TAHUKAH KAU, SAYA SEDANG BERDIRI DI JENDELA & SAYA MELIHAT SEMUANYA, TAPI KARENA SAYA MENGASIHI KAMU, SAYA MEMAAFKAN KAMU.. SAYA HANYA SEDANG BERPIKIR BERAPA LAMA KAMU AKAN MEMBIARKAN SALLY MEMPERBUDAKMU.

Saudaraku... Apapun yg terjadi di masa lalu, apapun yg telah kamu perbuat..& iblis terus mengingatkannya kembali kepadamu (kebohongan, penipuan, hutang, ketakutan, kebiasaan buruk, kebencian, amarah, kepahitan dll) apapun itu KAMU PERLU TAHU BAHWA YESUS SEDANG BERADA DI JENDELA, melihat seluruh hidupmu. Dia mengasihimu & kamu telah diampuni. Dia hanya sedang berpikir berapa lama kamu akan membiarkan dirimu diperbudak oleh si iblis. Hidupilah dalam pengampunan-Nya dan jangan biarkan iblis mengintimidasimu terus menerus cepat bangkit dan datanglah pada Yesus, dia akan berlari menghampirimu dan memelukmu

YESUS MEMBERKATI

-Twitter : @DavidOktavianuz -

Senin, 14 November 2011

SOMBONG


Seorang pria yang bertamu ke rumah Sang Guru tertegun keheranan.
Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; ia mengangkuti air dengan ember & menyikat lantai rumahnya keras-keras.

Pria itu bertanya,
"Apa yang sedang Anda lakukan?"

Sang Guru menjawab,
"Tadi saya kedatangan serombongan tamu yg meminta nasihat.
Saya memberikan banyak nasihat yang bermanfaat bagi mereka.

Mereka pun tampak puas sekali.
Namun, setelah mereka pulang tiba-tiba saya MERASA menjadi orang yang hebat.
Kesombongan saya mulai bermunculan.
Karena itu, saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya."

Saudaraku.....,
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Di tingkat pertama,
sombong disebabkan oleh faktor materi.
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua,
sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan.
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga,
sombong disebabkan oleh faktor kebaikan.
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik....,
Semakin tinggi tingkat kesombongan,
Semakin sulit pula kita mendeteksinya.

Sombong karena materi sangat mudah terlihat,
namun sombong karena pengetahuan,
apalagi sombong karena kebaikan,
sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari, kita memeriksa hati kita.
Karena setiap hal yang baik dan yang bisa kita lakukan,
semua karena ANUGRAH TUHAN.

Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap.
Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam.
Ps David O.S Hardjawinata --- GEMBALA JEMAAT GPPS ABANA TENGGARONG - Kalimantan Timur - Twitter @DavidOktavianuz